Just Coffelosophy

iam addicted to make you read my poems twice, or even more, and in the end, can make you smile :)
Recent Tweets @

semesta terlalu luas, dan hidup terlalu sempit. Untuk keduanya, aku ingin hadir menemanimu.

(via charlie-bennet)

Kamu tau sayang?
Seringkali yang lebih istimewa daripada menemukan orang yang bisa menyenangkanmu, adalah orang yang tak akan bisa senang tanpa kehadiranmu.

Kamu tau sayang?
Seringkali yang lebih penting daripada menemukan orang yang kamu mimpikan, adalah orang yang percaya pada mimpimu.

Sayang sekali jika kamu mengabaikan orang orang seperti itu, sayang.

(via pandreaa)

Akan ada,

Di saat yang tepat
Di tempat yang tak akan terlupakan
Dengan seseorang yang terlahirkan untukmu
Kamu akan terpana pada matanya yang menatapmu dalam
Kamu akan tertawa menceritakan hal hal yang kamu benci
Kamu akan tersenyum mendengar caranya menggodamu
Kamu akan terlupa bahwa waktu memiliki batas

Akan ada.

Gadis itu menanam bunga, bunga yang indah di dalam semangatnya, agar tumbuh, agar mekar, ketika nanti tersiram air mata.

Air mata haru atau sendu? Biar waktu yang memperlihatkan padamu.

Gadis itu terlonjak bangun
Mendapati dirinya berada di sudut jendela sebuah kereta
Ingatannya kabur tentang mengapa dan kemana kereta itu akan melaju
Dengan hati hati dia mencoba menggali ingatannya
Dia mungkin lupa, tapi dia sadar, ada ingatan yang tak ingin dia ingat kembali

Kereta itu tak peduli dengan sang gadis
Dia terus melaju kencang
Menembus terangnya malam
Melintasi gelapnya siang
Menyelami dalamnya gunung
Mendaki tingginnya lautan
Kereta yang aneh
Namun gadis itu tak peduli
Dia masih sibuk mencari ingatannya

Gadis itu tersenyum
Walau ingatan tentang mengapa dia ada disana masih kabur
Setidaknya dia sudah teringat ke tempat apa yang dia akan kunjungi
Dia menghembuskan nafas panjang, lega.

Namun senyum manis itu tak bertahan lama
Sang gadis tersadar kereta yang ditumpanginya tak akan berhenti di tempat yang ingin dia tuju
Wajahnya yang lelah, kosong
Tangannya yang kecil, gemetar
Air matanya tumpah
Dia merasa sebagian dari dirinya hilang

“Tuhan, bagaimana aku bisa kesana?”

Dia hanya memiliki dua pilihan

Meminta masinis untuk berhenti

Atau

Melompat keluar dari jendela kereta itu

Pilihan mana yang akan kau pilih, kawan?

Batin gadis itu berkecamuk

Hati meminta dirinya untuk melakukan sesuatu yang tak masuk akal
Akal menjawabnya dengan sesuatu yang tak masuk hati

Gadis itu memilih pilihan ketiga; tidak memilih.

Kemudian

Kereta melewati tempat yang gadis itu ingin tuju
Tangannya kembali gemetar memegang pegangan kursi
Dia mengigit bibir merahnya, mencoba menahan gejolak perasaan di dada

Entah mengapa, kereta itu terasa melaju lebih cepat dari biasanya

dan gadis itu ingin turun, sangat
Tapi dia bisa apa?

Matanya tetap terpaku memandang tempat itu
Semakin lama semakin menjauh
Hilang dari pandangan
Kekal dalam ingatan

Apa gadis itu menangis?

Dia tidak menangis kali ini
Dia tersenyum

Karena gadis itu telah mengingat, mengapa dia ada di dalam kereta itu
Dan dia telah memilih apa yang memang ingin dia lakukan
Memilih untuk berdiam di kereta, agar hanya bisa melihat tempat yang ingin dia tuju walau tak menjejakkan kaki disana

Karena melihatnya saja, gadis itu sudah bahagia

~~~~~~~~~~~~

Mungkin seperti itulah cinta yang tak terbalas
Kita sudah tau akan tersakiti, namun terkadang kita tetap memilih untuk disakiti.

Aku mungkin hanyalah gelap,
Sesuatu yang tak kau sukai,
Namun pernah kau miliki
Hanya untuk membuat pencarianmu akan cahaya, bermakna.

can i sleep for that beautiful night?

(via pandreaa)

dimanapun dirimu,
siapapun dirimu,
bagaimanapun dirimu,


kelak, jika akhirnya aku menemukan dirimu, tolong jangan biarkan aku kehilangan diriku.

Semestinya cinta itu hadir pada orang yang didepannya kita tidak takut untuk tidak sempurna.
Semestinya cinta itu jatuh pada orang yang didepannya kita tidak takut untuk bermimpi